Jumat, 12 April 2013

Mengapa Kita Cegukan?



Para ahli yakin, cegukan muncul sebagai akibat dari pergerakan yang tidak teratur dari diafragma. Diafragma ini adalah otot yang memisahkan paru-paru dan daerah perut. Ketika diafragma mengerut, paru-paru akan membesar dan kita bernafas. Ketika ia melonggar lagi, paru-paru mengecil, saat itulah kita menghembuskan nafas.

Cegukan disebut juga kejang diafragma. Cegukan terjadi ketika ada rangsangan pada syaraf yang tersambung pada diafragma, membuat diafragma mengerut dengan sendirinya. Akibatnya, seorang mengambil nafas dengan cepat keparu-paru, udara tersebut kemudian menyebabkan celah suara yang terletak pada kotak suara, tertutup sesaat. Inilah yang menyebabkan bunyi “hik, hik”.

Cegukan bisa terjadi kalau kita makan terburu-buru, mengunyah permen karet, atau terlalu banyak minuman bersoda. Memakan makanan yang pedas dan panaspun bisa menyebabkan cegukan. Begitu juga kalau tertawa lepas secara tiba-tiba atau merasa sangat sedih.

Cegukan yang parah ini bisa dikarenakan mengkonsumsi alcohol berlebihan atau karena penyakit lain yang diderita seperti radang paru-paru, asma, stroke, tumor otak, atau masalah pencernaan.
Orang sudah bisa cegukan sejak berada dalam kandungan ibunya. Menurut para dokter, cegukan bisa terjadi sejak manusia masih dalam bentuk janin. Ini berguna untuk membantu menguatkan diafragma. Dengan kata lain, cegukan membantu bayi belajar untuk bernafas.




Cegukan terjadi ketika ada rangsangan pada syaraf. Syaraf ini tersambung pada diafragma sehingga membuat diafragma mengerut dengan sendirinya. Akibatnya, seseorang mengambil nafas dengan cepat ke paru-paru. Udara tersebut kemudian menyebabkan celah suara terletak pada kotak suara, tertutup sesaat.

Cara Penyembuhan

Kalau kita cegukan, coba deh kita Tanya obatnya pada ibu kita, pasti ada salah satu dari kita yang mendapat jawaban, “kamu harus minum air hangak, Nak”.

Minum air memang salah satu cara yang diyakini akan menyembuhkan cegukan. Kita juga bisa membungkukkan pinggang sambil meminum air dalam posisi itu, atau minum air dengan cepat. Selain itu, ada juga anjuran untuk memakan sesendok gula, atau bernafas ke dalam kantong kertas agar kita bisa menghisap kembali udara yang sudah kita keluarkan. Ada juga yang menyarankan makan jahe hingga es batu.

Kalau tidak sembuh juga, cobalah untuk menghisap jeruk segar. Bisa juga dengan menahan nafas selama kita bisa. Nah beberapa orang bahkan menutup kupingnya selama beberapa menit untuk bisa sembuh. Cara yang lain adalah dengan menyoba untuk bersin. Ini diyakini bisa membuat kita lupa pada cegukan. Cara yang lain adalah dengan meminta seseorang untuk menggelitik. Geli, tapi usahakan jangan sampai tertawa, karena pada saat kita merasakan geli itulah, pola pernafasan kita berubah dan bisa menghentikan cegukan.

Banyak cara untuk sembuh, kita tinggal memilih cara mana yang cocok untuk kita :D


From: http://www.ukafahrurosid.com/2008/12/mengapa-kita-cegukan.html